Dimulai dari Opera

Opera. Sebelum subuh, langit masih gelap, pagi itu ayam jagonya tetangga belum terdengar berkokok. Biasanya suaranya lantang membelah keheningan sampai wilayah rukun warga sebelah. Ayam lainnya pun berkokok, mereka bersahut-sahutan menyerukan waktu subuh yang sebentar lagi datang. Barangkali cuman ayam yang jeli melihat dan seringkali menyambut pagi sebelum datangnya sinar matahari.

Matahari yang menjadi satu tanda kebesaran-Nya, diciptakan untuk manusia dan setiap makhluk yang menduduki bumi, cahaya itu memberi banyak manfaat. Tak terkecuali.  Rumput di teras depan rumah yang masih basah daunnya, mulai memberikan kesejukan, dibantu sinar matahari tadi.

“Subhanallah, sejuknya udara pagi ini. Tiada sia-sia Engkau ciptakan semua ini ya Alloh”, gumam saya sambil memegang ponsel. Melihat waktu masuknya subuh yang tidak ada sepuluh menit lagi.  Sempat saya lihat satu email yang belum terbaca di sana. Saya urungkan niat untuk membaca, bergegas bersiap dan berangkat ke mesjid.

opera browser

opera browser

Pulang dari mesjid,  saya raih ponsel dan membaca satu email tadi. Pengirimnya dari Opera, perusahaan terkenal di dunia maya yang menyediakan software browser bagi pengguna mobile dan desktop, agar mereka dapat berselancar mengunjungi situs-situs di internet.

Report Opera

Isinya laporan opera ini cukup unik, karena memberikan statistik yang cukup valid. Dimana pengguna internet di dunia maya setiap detiknya terus meningkat. Ada beberapa informasi negara-negara pengakses dengan informasi cukup akurat, termasuk Indonesia. Negara yang berpotensi sangat besar mempengaruhi perekonomian seluruh dunia. Yang bener, Jim? Yuk, kita buka internet, kita coba klik sana, klik sini :) *JWB*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>